Koalisi VS Oposisi Siapa Yang Akan Menang??


Membaca berita terkini di Kompas.com tentang wacana partai Gerindra yang akan bergabung pada koalisi bersama partai Demokrat, dahi saya sedikit mengkerut. Tetapi lalu, saya tersenyum dan semakin mengerti.

Sepertinya loby yang dilakukan fraksi partai Demokrat mengenai pandangan akhir sembilan fraksi pada pansus hak angket century sedikit banyak telah membawa perubahan yang tentunya menguntungkan partai Demokrat. Seperti yang kita ketahui bersama, kesembilan fraksi yang duduk di DPR telah memberikan pandangan akhir-nya dalam pansus hak angket century. Dari kesembilan fraksi, hanya empat fraksi yang secara terang-terangan menyebutkan nama-nama pejabat  yang di duga bertanggung jawab secara penuh terhadap kucuran dana bail out century yang di tengarai bermasalah. Keempat fraksi tersebut adalah, fraksi Partai Golkar, fraksi PDI-P, Fraksi partai Hanura dan Fraksi PKS. Sisanya hanya menyebutkan nama lembaga-lembaga yang bertanggung jawab. Kecuali fraksi partai Demokrat dan fraksi PKB yang berpendapat bahwa pengucuran dana bail out century yang di lakukan oleh menteri keuangan dan Gubernur BI saat itu merupakan tindakan yang sudah tepat.

Bukti dari berhasilnya loby-loby yang di lakukan oleh fraksi partai Demokrat adalah, melunaknya fraksi PAN dan Gerindra. Padahal, pada awal dimulai-nya pansus ini, kedua partai ini termasuk yang paling menggebu-gebu dalam setiap rapat pansus hak angket century.

Lalu timbullah wacana yang menyebutkan bahwa partai Gerindra telah berbalik arah, dimana sebelumnya memposisikan diri sebagai partai di luar pemerintah (oposisi) menjadi partai yang akan mendukung pemerintah (koalisi).

Mengutip pernyataan salah seorang pengurus partai Gerindra yaitu Permadi yang mengatakan bahwa, partai Gerindra sama sekali tidak berubah, hanya saja partai Gerindra mempunyai strategi politik tersendiri yang tidak mau ikut larut ke dalam permainan partai Golkar yang sesungguhnya mempunyai kepentingan paling besar dari hasil pansus hak angket century ini. Kalau saja SBY berhasil di jatuhkan, maka Golkarlah yang berkemungkinan besar untuk menduduki posisi tertinggi di pemerintahan. Ia mengatakan bahwa, Golkar akan membayar suara parlemen untuk lalu mendukung Aburizal Bakrie sebagai Presiden. Tentunya, partai Gerindra tidak akan pernah setuju dengan hal tersebut, apalagi partai Gerindra juga mempunyai seorang tokoh yang di jadikan ikon, yaitu Prabowo.

Apabila memang benar akhirnya partai Gerindra akan merapat ke kubu koalisi, maka kekuatan partai Demokrat di parlemen akan semakin tidak tergoyahkan. Pasalnya, secara matematika, apabila di gabungkan dengan partai PKB, PAN, PPP dan Gerindra maka jumlah suara mereka  di parlemen akan mencapai 50 % lebih.

Tetapi di dalam dunia politik, tidak akan pernah ada yang pasti. Semua dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung situasi dan kepentingan-kepentingan di dalamnya. Kita sebagai rakyat biasa hanya bisa menyaksikan dan menunggu, siapakah yang kira-kira akan keluar sebagai pemenang, kubu koalisi atau kubu oposisi.

Leave a comment

Filed under Love Live Life, Political

Melakukan Onani Itu Tidak Berbahaya!!!


Mungkin  sebagian dari kita menganggap bahwa melakukan Onani masih merupakan hal yang tabu untuk di bicarakan. Sesungguhnya, onani merupakan hal yang layak dan pantas untuk di bicarakan, terutama bila melihat perkembangan zaman saat ini.

Para pria dewasa maupun remaja yang sedang memasuki tahap pertumbuhan, baik secara fisik maupun psikis pasti pernah melakukan hal ini.

Lalu mengapa mereka memilih untuk melakukan onani? Mungkin saja di karenakan tidak mempunyai pasangan alias jomblo (jaman sekarang seks bebas di kalangan remaja sudah menjadi hal yang lumrah). Atau bisa saja karena mencari aman, terhindar dari kehamilan di luar nikah dan penyakit kelamin yang mungkin saja terjadi karena melakukan seks bebas.

Ada mitos dan anggapan yang mengatakan bahwa melakukan onani secara berkala akan mempengaruhi kesehatan fisik dan psikis, bahkan dapat juga menyebabkan ejakulasi dini. Namun semua itu sesungguhnya hanya merupakan mitos dan anggapan yang salah.

Menurut Dr. Boyke, seorang pakar di bidang seks, onani justru tidak berpengaruh sama sekali dengan kesehatan kita. Secara psikis, onani bahkan dapat meredakan ketegangan seksual tanpa harus melakukan kontak seksual. Rasa cemas, berdosa dan rasa takut pada saat melakukan onani-lah yang justru menyebabkan gangguan psikis. Saat ini, onani/masturbasi adalah salah satu cara yang di gunakan untuk mengatasi ejakulasi dini. Onani sebenarnya sama seperti melakukan hubungan seksual, bedanya onani di lakukan sendiri, sedangkan hubungan seksual dilakukan dengan pasangan.

Jadi untuk yang gemar melakukan onani, jangan-lah khawatir, karena onani sama sekali tidak akan berpengaruh buruk pada kesehatan kita

Leave a comment

Filed under Love Live Life, Social Living

Apa Kabar Prabowo Dan Megawati??


Ribut-ribut masalah pansus hak angket century rupanya membuat sebagian tokoh-tokoh politik muncul ke permukaan. Ada yang membuat organisasi masyarakat, ada yang berkomentar bak pahlawan kesiangan yang seakan-akan membela kepentingan rakyat banyak. Saya tidak perlu menyebutkan satu persatu, karena kita semua pasti sudah mengetahui siapa saja tokoh-tokoh yang saya maksud.

Lalu bagaimana dengan Prabowo dan Megawati? Kedua tokoh ini sudah sangat jarang, bahkan hampir tidak pernah muncul di layar televisi. Berbagai spekulasi bermunculan di kalangan akar rumput, masyarakat kalangan bawah. Ada yang berpendapat bahwa mereka memilih untuk diam untuk menghindari masalah. Namun ada pula yang berpendapat bahwa hal tersebut merupakan sebuah strategi politik yang sedang di jalankan.

Apakah seperti sebuah band yang lama tidak mengeluarkan album. Menghilang secara tiba-tiba, lalu muncul dengan gosip yang fenomenal sehingga dapat mendongkrak penjualan album baru mereka? Atau mungkin saja mereka sedang mengumpulkan kekuatan untuk menghadapi pemilu tahun 2014 yang tentunya masih sangat lama?

Khusus Megawati, kita semua mengetahui bahwa sebentar lagi PDI-P akan melakukan kongres untuk memilih ketua umum yang baru. Adik bungsu dari Megawati berniat maju dalam pemilihan tersebut. Tidak ada tanggapan resmi yang di sampaikan Megawati tentang hal ini. Justru suaminya, Taufik Kiemas yang lebih banyak muncul di televisi dengan pernyataan-pernyataan kontroversial-nya. Apakah memang ada upaya untuk melengserkan Megawati? Ataukah ini hanyalah sebuah skenario politik seperti yang saya sebutkan di atas? Wallahua’lam..

Just wait and see…

Leave a comment

Filed under Love Live Life, Political

Musik Untuk Hidup atau Hidup Untuk Musik


Tahun 2010, apakah di tahun ini kita akan mengalami invasi besar – besaran lagi seperti tahun 2009? Invasi besar – besaran dari musisi – musisi penipu atau musisi – musisi yang bener – bener jujur dalam bermusik? Mungkin sebagian dari kita merasa muak dengan kondisi musik Indonesia saat ini, atau bahkan mungkin sebagian dari kita merasa sangat senang dan heboh, karena sekarang, setiap tahun, bahkan mungkin setiap bulan banyak sekali bermunculan musisi – musisi baru yang sayangnya, kebanyakan sama!! Kalaupun ada yang berbeda, itu hanya sedikit dan kebanyakan bermain di jalur indie.

Tragedi invasi musik melayu mungkin sungguh menyesakkan jiwa kita. Musik Indonesia seperti berada pada level terendahnya saat ini. Dan apabila kita membanding – bandingkan dengan Malaysia, selera musik kita mungkin memang sedang mengalami kemunduran. Di Malaysia, negara yang saat ini mungkin adalah negara yang paling kita benci, masyarakatnya ternyata lebih menghargai musik – musik berkualitas dari band – band berkualitas yang berasal dari Indonesia. Mereka lebih menghargai dan menyukai musik – musik karya GIGI, Dewa 19, Ungu, Slank dll.Lalu kenapa justru di Indonesia berbanding terbalik?
Menurut pandangan saya, kondisi ini bisa juga di akibatkan oleh kondisi dari negara kita sendiri. Harus di akui, Malaysia sekarang jauh berada di atas kita, mereka lebih makmur dan lebih kaya. Masyarakatnya bisa menikmati hidup. Sangat berbeda dengan kondisi yang kita alami di negara kita tercinta ini, dimana untuk tersenyumpun terkadang menjadi hal yang sangat mahal. Semenjak jaman reformasi yang katanya jaman perubahan, kita justru seperti mengalami kemunduran. Bukannya tambah makmur, kita justru seperti tambah sengsara. Ini terbukti dengan semakin banyaknya kejadian bunuh diri.
Dilihat dari berbagai macam penyebab orang melakukan bunuh diri, mungkin saya dapat menarik kesimpulan, tingkat stres yang tinggi adalah penyebabnya. Lalu disaat stres, orang – orang biasanya membutuhkan hiburan, yang dimana mereka mampu melupakan beban hidup mereka walaupun untuk sejenak saja. Mendengarkan musik adalah salah satunya. Kita harus jujur, dibandingkan orang kaya, di Indonesia sepertinya orang miskin menjadi mayoritas. Dan tingkat stress orang miskin lebih tinggi di bandingkan orang kaya. Jadi tentunya, musik – musik yang mereka dengarkan adalah musik – musik yang tidak menambah beban pikiran mereka. Musik – musik yang sederhana, atau bahasa kerennya, easy listening.
Maka dari itulah, kita tidak bisa serta merta menyalahkan, mengapa musik – musik melayu saat ini begitu di gemari. Karena apa? Karena memang musik melayu seperti ST12, Kangen band dll sangat mudah di cerna, easy listening. Walaupun, mungkin kebanyakan dari musisi – musisi tersebut telah menipu diri mereka sendiri. Tapi mereka juga butuh hidup, sama seperti kita. Mereka bermain musik untuk hidup. Jadi mengapa kita harus terus menerus memberikan makian yang tidak perlu, karena memang, musik itu adalah pilihan. Pilihan kita, apakah kita hidup untuk musik, atau musik untuk hidup. Dan mari lah kita menghormati terhadap segala jenis musik, karena semua jenis musik itu adalah sebuah karya seni yang indah. BIG RESPECT!!!

Leave a comment

Filed under Love Live Life

Damai Itu Indah


Belum lama ini, kita telah kehilangan salah seorang tokoh bangsa yang sangat besar. Besar dalam artian pengaruhnya dan kontribusinya bagi bangsa kita tercinta. K.H Abdurrahman Wahid, atau yang biasa kita sapa Gus Dur telah berpulang ke Rahmatullah, meninggalkan kita semua. Begitu banyak kebaikan dan hal – hal yang sangat berarti yang sudah beliau persembahkan bagi negara ini.

Gus Dur adalah seorang tokoh fenomenal, dimana terkadang banyak dari kita yang merasa kebingungan atau bahkan mungkin tidak sefaham dengan pola pikir beliau. Namun, bagi saya, Gus Dur adalah orang jujur, polos, berani dan lugas dalam memberikan pendapat. Apa yang ada di dalam pemikiran beliau, mungkin tidak pernah sedikitpun ada di dalam benak kita.

Salah satu peninggalan Gus Dur yang hingga kini menjadi salah satu peninggalan penting bagi bangsa ini adalah, menjunjung tinggi rasa hormat – menghormati dan harga – menghargai antar sesama umat beragama dalam satu kesatuan, yaitu, Republik Indonesia. Kita, sebagai warga negara Republik Indonesia, tentunya sudah mempelajari hal – hal seperti ini. Mulai dari sekolah dasar, hingga duduk di bangku kuliah, kita sudah mengenal mata pelajaran PPKN, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Akan tetapi, dalam praktiknya, kita justru malah sering lupa. Seperti yang kita ketahui, pada jaman orde baru, agama yang di akui di Indonesia berjumlah 5, namun sejak Gus Dur menjadi Presiden, kebebasan memeluk agama lebih di jamin. Terbukti dengan di jadikannya IMLEK sebagai libur nasional, dimana pada waktu kepemimpinan Presiden Soeharto, hal tersebut menjadi tabu bagi saudara – saudara kita warga negara Indonesia keturunan Tionghoa. Meskipun, terkadang kebebasan itu di salah artikan oleh sebagian orang, dan kemudian menjadi kebablasan.

Indonesia adalah sebuah negara yang plural, nergara yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa dan agama. Sebelum kita bahas lebih jauh, sebelumnya mari kita coba mengetahui arti kata dari plural itu sendiri.

Apa itu plural? pluralisme? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,

kira – kira mempunyai arti sebagai berikut :

Plural : jamak, lebih dari satu

Pluralisme : keadaan masyarakat yang majemuk (bersangkutan dng sistem sosial dan politiknya)

Dari pengertian diatas, saya mengambil kesimpulan bahwa pluralisme adalah, sebuah kondisi dimana di dalam suatu negara/wilayah terdapat berbagai macam suku bangsa dan agama yang memiliki watak dan tingkah laku yang berbeda, sesuai dengan kepercayaan dan keyakinannya masing – masing. Jadi sangat jelas, bahwa negara Indonesia, yaang walaupun masyarakatnya mayoritas umat Muslim, namun juga memiliki keberagaman. Hendaknya lah kita sebagai warga negara Indonesia, menjunjung tinggi nilai – nilai kebersamaan, saling menghargai dan saling menghormati. Karena, secara tidak langsung, terkadang, ke-egoisan diri kita masing – masing membuat kita lupa akan hal tersebut, dan lalu memicu berbagai macam persoalan yang seharusnya tidak perlu terjadi apabila kita menyadari makna dari pluralisme tersebut. Saya adalah seorang muslim, dan saat ini, saya tinggal satu rumah dengan sahabat saya yang kebetulan beragama Hindu. Dan kami saling menghormati satu sama lain. Tidak pernah terjadi perselisihan yang berarti, apalagi jika berkaitan dengan agama. Hal – hal seperti inilah yang sangat perlu kita terapkan dalam kehidupan kita sehari – hari. Nilai – nilai kebersamaan dan satu kesatuan sebagai warga negara Indonesia. Nilai – nilai seperti inilah yang di wariskan oleh Gus Dur, sehingga beliau sangat banyak mendapatkan penghargaan, baik dari dalam, maupun luar negeri. Sehingga tidak salah, kalau beliau di nobatkan sebagai bapak Pluralisme!

Sebagai seorang muslim, yang merupakan mayoritas di negara ini, saya sangat – sangat menghormati saudara – saudara saya yang berbeda, baik agama, suku dan adat istiadat. Kebetulan saya juga tinggal di Yogyakarta, yang merupakan Indonesia mini. Saya menghormati umat Nasrani yang merayakan Natal, dan mungkin saudara – saudara yang beragama Nasrani juga bisa menghormati keyakinan dalam agama saya, yaitu Islam, yang memang melarang kami mengucapkan selamat Natal, kecuali mungkin bagi pemimpin.

Jikalau kita menyadari ini, tentunya tidak akan menjadi sebuah polemik, atau sebuah perdebatan yang akhirnya justru akan menimbulkan permusuhan di antara kita. Saya yakin seyakin yakinnya, tidak ada satu agamapun di dunia ini yang mengajarkan kita untuk saling bermusuhan, termasuk Islam. Percayalah, Islam itu adalah agama yang lembut, tidak pernah mengajarkan kekerasan. Untuk itu, seandainya ada seseorang, atau sekelompok orang yang berbuat keonaran, terror dan sebagainya, dan mengatasnamakan Islam, sesungguhnya mereka bukanlah bagian dari kami. Kita semua pasti menginginkan kedamaian, menginginkan ketentraman, menginginkan ketenangan, menginginkan bangsa ini terbebas dari konflik – konflik sara.

Maka dari itu, marilah, mulai saat ini, kita bersama – sama bergandengan tangan, tidak saling menghujat, tidak saling menghina dan menjatuhkan. Bersama – sama kita bangun negara kita yang semakin lama semakin bobrok ini. Mari kita ciptakan suasana kondusif, suasana nyaman, damai dan harmoni. Karena sesungguhnya kawan, saudara – saudaraku tercinta, Damai Itu Memang Indah……..

Leave a comment

Filed under Love Live Life, Social Living

PEMAKZULAN SBY


Akhir – akhir ini, sepertinya kita semakin akrab mendengar kata pemakzulan, baik di media massa, televisi maupun internet. Apa itu pemakzulan? Dari kamus besar Bahasa Indonesia tahun 2008, kita dapat melihat arti kata makzul sebagai berikut:
mak·zul v berhenti memegang jabatan; turun takhta;
me·mak·zul·kan v 1 menurunkan dr takhta; memberhentikan dr jabatan; 2 meletakkan jabatannya (sendiri) sbg raja; berhenti sbg raja;
pe·mak·zul·an n proses, cara, perbuatan memakzulkan

Dari arti kata makzul tersebut di atas, dapat kita simpulkan secara garis besar, bahwa pemakzulan adalah upaya untuk menurunkan atau memberhentikan seseorang dari Jabatannya sebagai pemimpin, sebagai seorang Raja ataupun sebagai seorang Presiden dari sebuah negara.

Di Indonesia sendiri, jika melihat sejarah, telah mengalami setidaknya dua kali pemakzulan.Yang pertama yaitu pada masa pemerintahan Presiden Soekarno, pada tahun 1967. Presiden Soekarno di berhentikan dengan paksa melalui Keputusan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) setelah terbitnya memorandum Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR) yang menuduh Soekarno terlibat dalam tragedi gerakan 30 September 1965 (penghianatan PKI).

Yang kedua, dan mungkin masih segar dalam ingatan kita semua, yaitu pemakzulan Presiden ke-4 kita, K.H Abdurrahman Wahid atau yang biasa di sapa Gus Dur. Presiden pertama pada era reformasi ini hanya menduduki jabatan Presiden selama dua tahun 1999-2001, dan kemudian di gantikan oleh wakilnya saat itu, Megawati. Pemakzulan Gus Dur di awali oleh sebuah memorandum yang dilanjutkan dengan hak angket DPR yang menyelidiki penyelewengan dana bulog dan sumbangan dana dari Sultan Brunei, yang lebih di kenal dengan istilah kasus Buloggate. Lalu kemudian DPR memutuskan bahwa Gus Dur bersalah dan bertanggung jawab dalam penyalahgunaan uang milik yayasan dana kesejahteraan bulog, sehingga terjadilah pemakzulan.

Lalu bagaimana dengan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat ini? Santer terdengar bahwa, hak angket pansus century tersebut adalah merupakan suatu strategi politik dari lawan-lawan politik SBY yang memang ingin memakzulkan SBY-Boediono. Walaupun rapat paripurna DPR mengenai pansus hak angket Century baru akan di lakukan pada tanggal 2 bulan maret yang akan datang, namun sepertinya hasil akhirnya sudah semakin terlihat. Sebagian partai yang tergabung dalam koalisi bersama partai Demokrat ternyata bersebrangan bahkan terkesan berhianat kepada koalisi, sehingga membuat Partai Demokrat menjadi panik dan kebakaran jenggot. Tetapi apakah upaya memakzulkan SBY itu akan sepenuhnya berhasil? Untuk saat ini sepertinya mustahil apabila terjadi pemakzulan terhadap pemerintahan SBY. Pasalnya, di dalam pasal 7B UUD 1945 tentang pemakzulan atau Impeachmen, telah tertulis bahwa pengajuan pemberhentian Presiden/Wakil Presiden harus didukung 2/3 anggota DPR yang hadir dalam sidang paripurna yang dihadiri 2/3 dari jumlah anggota DPR. Berdasarkan hasil dari pemilu tahun lalu, Partai demokrat yang merupakan partai bentukan SBY sendiri tampil sebagai pemenang. Partai Demokrat memperoleh 150 kursi di DPR yang merupakan jumlah terbanyak. Selain itu, tidak semua partai yang tergabung dalam koalisi berhianat, PKB dan sepertinya tetap setia kepada SBY. Rumor yang berkembang, partai Gerindra juga sepertinya berpindah haluan dan berbalik mendukung SBY. Jadi apabila di kalkulasikan, jumlah partai yang terkesan ingin memakzulkan SBY sepertinya tidak akan mencapai 2/3 dari jumlah anggota DPR. Semoga apa yang akan terjadi nanti merupakan yang terbaik untuk rakyat.

BIG RESPECT!!!

Leave a comment

Filed under Love Live Life

Century Episode Terakhir


Setelah kurang lebih selama tiga bulan menyaksikan sebuah pertunjukan drama sinetron yang berjudul pansus hak angket century, akhirnya tadi malam, drama carut marut tersebut berakhir sudah. Pandangan akhir dari 9 fraksi semakin menunjukan bahwa sebenarnya pansus hak angket century ini benar-benar merupakan sebuah permainan. Mungkin bagi masyarakat awam yang kurang mengerti politik seperti saya, sangat senang karena pansus yang menelan biaya sangat besar ini akhirnya selesai sudah. Walaupun, menurut saya, masih belum ada kejelasan.

Memang terdapat perbedaan pendapat pada wacana pengucuran dana bail out terhadap bank century. Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi PKB memandang bahwa tindakan yang di lakukan pada saat itu merupakan tindakan yang sangat tepat. Berbeda dengan 7 fraksi lainnya yang menganggap tindakan tersebut adalah tindakan yang salah dan melanggar UU. Sebagian partaipun akhirnya berani menyebutkan nama-nama dari oknum yang bertanggung jawab. Contohnya, fraksi PDI, PKS dan Golkar. Meskipun terkesan seperti ingin menjatuhkan seseorang. Misalnya fraksi PKS yang secara terang-terangan menyebutkan bahwa Budiono dan Sry Muyani adalah orang yang paling bertanggung jawab pada kasus bail out century. Tetapi terhadap kasus merger bank century, semua fraksi idem, alias mempunyai pendapat yang sama, bahwa terdapat kesalahan pada proses merger bank century.

Lalu apakah semua ini mempunyai pengaruh yang besar terhadap rakyat banyak? Saya kira tidak, karena seperti yang pernah saya bahas sebelumnya, bahwa pansus hak angket century ini memiliki banyak kepentingan, yang sepertinya tidak ada satupun yang menyangkut kepentingan rakyat.

Membaca sebuah berita di Metrotvnews.com, Aburizal bakrie atau yang biasa di sapa ical, yang juga merupakan ketua umum DPP Partai Golkar mengatakan bahwa “kasus Bank Century merupakan salah satu kasus yang sebenarnya kecil di banding masalah lain yang lebih besar. Masih banyak masalah besar di bangsa ini. Bank Century hanya satu masalah,” (metrotvnews.com Polkam / Selasa, 23 Februari 2010). Pernyataan dari Ical sungguh sangatlah benar, dan bahkan mungkin dia juga mengakui secara tidak langsung, bahwa masih banyak kasus-kasus besar yang lebih merugikan rakyat di bandingkan kasus century. Lapindo contohnya, sebuah Ironi bahwa Ical sendiri mungkin tidak menyadari, bahwa perusahaannya telah menyengsarakan rakyat Sidoarjo. Dan sampai saat ini, Presiden bahkan tidak mempunyai perhatian sedikitpun terhadap masalah ini. Banyak juga selentingan kabar bahwa apa yang di lakukan partai Golkar saat ini adalah merupakan buah dari kekesalan Ical terhadap Sri Mulyani yang menemukan pelanggaran pajak yang dilakukan oleh Bakrie group, prusahaan yang dimiliki dan di pimpin oleh Ical. Apakah kabar ini benar atau tidak, Wallahhua’lam. Memang, moment pansus Century ini sangat tepat di gunakan sebagai lahan mencari simpati masyarakat. Sebagian besar masyarakat sepertinya mulai percaya, bahwa apa yang di lakukan pansusadalah untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Dengan “dikorbankannya” Budiono dan Sri Mulyani, berarti kita sudah kehilangan lagi orang-orang yang benar-benar pintar di bidangnya. Sungguh, suatu saat, kita mungkin akan menyesali hal ini.

Semoga saja, apa yang mereka lakukan disana, benar-benar untuk kepentingan rakyat semata, dan bukan untuk kepentingan perut mereka dan keluarga mereka. Semoga..


BIG RESPECT!!!

Leave a comment

Filed under Love Live Life, Political