Bagaimana Cara Melupakan Seseorang


Cinta, oh cinta. Belum pernah ada yang mampu mendefinisikan kata ini dengan sebenar-benarnya. Itu menurut gw si, hehe. Cinta memang misterius, ga akan pernah bisa di tebak, ga bisa di raba – raba, ga bisa di kira – kira. Kita ga akan pernah bisa merencanakan, kapan kita jatuh cinta, dengan siapa kita jatuh cinta, dan bagaimana cara mengatasinya. Jatuh cinta itu, terkadang sangat indah, terkadang juga sangat menyakitkan, tergantung keadaan, dan tergantung bagaimana kita Menyikapinya. Cinta itu memang membutakan, kita akan melakukan apa aja demi orang yang bener – bener kita cinta. Dan ketika orang yang kita cintai ternyata tidak mempunyai perasaaan yang sama dengan kita, kita pasti akan merasakan luka yang sangat mendalam. Saat itu, kebanyakan dari kita berharap kita ga pernah di lahirkan di dunia ini. Begitu besarnya kekuatan cinta itu sendiri membuat kita sangat sulit untuk melupakan orang yang bener – bener kita cintai. Hmm, melupakan itu sulit, jauh lebih sulit dari memaafkan. Tetapi, kita harus sadar, kehidupan itu harus terus berjalan, dan kita ga boleh jatuh hanya karena seseorang yang kita cintai, pergi meninggalkan luka buat kita. Menurut pengalaman gw sendiri ( karena gw pernah mengalami masa – masa yang sulit dalam hal melupakan seseorang ) kira – kira ada beberapa hal yang harus kita lakukan untuk melupakan seseorang atau bahkan untuk tidak melupakannya sama sekali :

  • Jangan menyimpan luka
    Untuk hal yang satu ini, kita harus benar – benar memutuskan, apakah kita benar – benar ingin melupakan seseorang, ataukah kita ingin menjadikannya kenangan seumur hidup kita. Kalau kita memang benar – benar mau melupakan seseorang, jangan sekali – sekali menyimpan segala sesuatu yang akan mengingatkan kita pada orang itu. Photo, video, bahkan barang – barang yang mungkin pernah dia berikan untuk kita, sebaiknya segera disingkirkan. Karena jika kita terus menyimpannya, itu artinya kita menyimpan luka, membiarkan diri kita terus berada dalam bayang – bayang orang itu.
  • Carilah Kesibukan
    Kita biasanya selalu teringat dengan seseorang yang telah menyakiti kita, ketika kita sedang berada dalam kekosongan. Biasanya ketika kita tidak sedang melakukan apapun. Maka dari itu, carilah kegiatan yang akan membantu kita untuk tidak mengingat orang yang telah menyakiti kita. Kalau bisa, cari kegiatan berkala, buat diri kita sesibuk mungkin, sehingga untuk makan saja kadang kita lupa, apalagi buat mengingat seseorang yang telah menyakiti kita.
  • Hindari Menyendiri
    Ga bisa di pungkiri, pada saat mempunyai masalah, kita terkadang lebih suka menyendiri, ga suka di ganggu. Ubah kebiasaan itu, karena itu ga akan membantu kita untuk melupakan seseorang. Carilah teman sebanyak – banyaknya, pergilah bersenang – senang, carilah teman yang benar – benar bisa mengerti kita.
  • Cari Tempat Baru
    Hindarilah pergi ke tempat – tempat yang mengingatkan kita pada dirinya, hindarilah segala sesuatu yang berkaitan dengan dirinya. Pergilah sejauh – jauhnya dari kehidupan yang dia sukai. Janganlah kita mengikuti kegiatan yang diapun menyukai kegiatan tersebut. Cari tempat baru, carilah kegiatan baru dimana kita ga akan pernah mengingatnya lagi. Jangan mendengarkan lagu yang dia suka, jangan menonton film yang dia suka. Hindarilah bertemu langsung dengan dirinya, karena itu akan menyakitkan.
  • Belajar Memaafkan
    Belajarlah untuk memaafkan, bagaimanapun sakitnya hati kita, maafkanlah dia, karena dengan memaafkan, niscaya kita akan lebih mudah untuk melupakannya.
  • Bukalah Hatimu
    Ini dia, Mungkin adalah hal tersulit yang harus kita lakukan. Cinta itu memang membutakan. Membuat kita takut, takut terjatuh lagi, takut salah. Percayalah, cinta itu ga pernah salah. Memang, apabila kita merasakan cinta yang begitu besar terhadap seseorang, biasanya kita merasa bahwa kita tidak akan pernah mendapatkan perasaan seperti itu, atau bahkan kita tidak pernah mau untuk merasakan perasaan seperti itu. Kita salah, dan kita akan terus terjebak dalam keadaan putus asa yang berlebihan. Sebenarnya, cara inilah yang akhirnya berhasil buat gw. Bukalah hati kita untuk orang lain selain dia, jangan hanya terpaku pada keadaan seakan – akan hanya dialah manusia di dunia ini yang patut kita cintai. Salah besar, karena mungkin di luar sana, ada seseorang yang memang di ciptakan Tuhan untuk kita cintai dan untuk mencintai kita. Jangan pernah takut.
  • Cintailah Tuhan Diatas Segalanya
    Ini yang paling sering kita lupakan dalam hidup kita. Tuhan! Yakinlah, dan percayalah, bahwa Tuhan Maha Mengetahui, jauh lebih tahu segalanya di banding kita. Tuhan pasti tahu yang terbaik buat kita, walaupun terkadang berbeda dengan yang kita inginkan. Jangan pernah cinta kita terhadap manusia jauh melebihi cinta kita kepada Tuhan, Yakin bahwa Tuhan sedang memberikan kita cobaan, sedang mengingatkan kita bahwa Dialah yang mempunyai Kuasa atas segala sesuatu.

Selamat mencoba…..

Note: Ini pengalaman pribadi gw, untuk pertama kali memang berat, tapi perlahan – lahan gw bisa, dan gw harap ini bisa berguna buat kita semua. Sebelumnya, kita harus benar – benar memutuskan, apakah kita memang ingin melupakan, atau ingin menjadikannya sebagai sebuah kenangan, That’s your choice.Jangan pernah takut jatuh cinta.. Semangat!!! šŸ™‚

Leave a comment

Filed under Love Live Life, Social Living

Prostitusi Terselubung Di Kota Jogja


Akhir-akhir ini, kita seperti di mabukkan dengan berita-berita seputar dunia situs pertemanan Facebook. Namun, berita yang di angkat yaitu merupakan efek negatif dari penggunaan facebook. Seperti yang pernah saya bahas sebelumnya dalam artikel ” Perlukah Facebook Di Haramkan?? “, saya sangat tidak setuju dengan judul berita ” efek negatif dari facebook “. Menurut saya, itu bukan merupakan efek negatif dari Facebook, melainkan sifat negatif dari pengguna facebook.
Selain kasus-kasus penculikan anak gadis di bawah umur, ada sebuah kasus yang masih hangat, yaitu tentang penjualan perempuan atau gadis-gadis di bawah umur melalui facebook. Atau mungkin lebih pantas kita sebut sebagai ” pelacuran ” atau ” prostitusi ” online yang kebetulan saja media yang di pergunakan adalah facebook. Kasus yang terjadi di Surabaya itu memang sangat memperihatinkan. Seharusnya kasus-kasus seperti inilah yang menjadi perhatian pemerintah, bukan lalu membuat RUU yang menjadi polemik di masyarakat, seperti RUU rpm konten maupun RUU nikah siri. Sungguh sangat tidak masuk di akal, ketika pemerintah berusaha “mengharamkan” pernikahan siri yang merupakan perbuatan yang sebenarnya tidak haram menurut Agama Islam, namun lalu berusaha melegalkan prostitusi dengan memungut pajak. Ironi memang, tetapiĀ  dalam kesempatan ini, saya tidak akan membahas tentang permasalahan tersebut.
Kasus yang terjadi di Surabaya bukan merupakan hal yang baru. Terutama bagi masyarakat Kota Jogja. Mengapa saya berkata demikian? Karena jauh sebelum adanya facebook, kasus yang terjadi di Surabaya tersebut sudah menjadi hal yang biasa terjadi di kota Jogja. Kota Jogja memang mempunyai tempat lokalisasi yang ” resmi ” dan terkenal, yaitu sarkem. Sarkem sesungguhnya merupakan singkatan dari jalan pasar kembang, jalan yang terletak di sebelah utara Jalan Malioboro. Lokalisasi ini merupakan sebuah kompleks perkampungan warga yang di alih fungsikan menjadi losmen-losmen yang berjejer. Lokalisasi ini terletak pada sebuah gang sempit dan berliku-liku, seperti labirin. Sangat kotor dan kumuh. Maka sangat wajar, apabila tarif dari para penjaja seks di sini bisa di bilang murah meriah :p.
Tetapi jangan salah, Sarkem hanya merupakan bagian terkecil dari besar dan maraknya prostitusi terselubung di Kota Jogja. Sebut saja Salon plus-plus. Di sepanjang jalan ringroad utara, dari arah bandara, dapat kita jumpai salon-salon yang menawarkan jasa pemijatan. Tetapi sesungguhnya, salon tersebut bukan melayani pemijatan yang sebenarnya. Salon tersebut juga menyediakan jasa “plus”, sama seperti ketika kita berada di Sarkem. Namun biasanya, tarif untuk penjaja seks di salon lebih mahal apabila di bandingkan dengan lokalisasi Sarkem. Kalau di sarkem tarifnya berkisar antara 70-100 ribu, sedangkan di salon plus tarifnya berkisar antara 100-200 ribu. Salon-salon tersebut menyediakan kamar-kamarĀ  khusus. Memang terlihat sangat rapi, karena dari luar hanya terlihat seperti sebuah salon kecantikan biasa.
Selain salon, prostitusi terslubung yang terjadi di Kota Jogja juga biasanya menggunakan iklan pada surat kabar lokal di Jogja. Biasanya terdapat pada iklan pengobatan. Dalam iklan tersebut, mereka menjual jasa pemijitan. Tetapi coba saja anda hubungi nomor telponnya, dan lalu tanyakan berapa tarifnya. Sangat mahal, karena memang, sesungguhnya bukan jasa pemijitan yang di tawarkan, namun jasa “plus” yang tentunya menggiurkan :-p. Prostitusi jenis ini ada dua macam, ada yang bisa di tempat (menyediakan kamar) dan ada yang khusus di panggil (kita menyewa kamar hotel). Tarifnya beragam, mulai dari 200 ribu short time, sampai 400 ribu. Harga di luar tarif menyewa kamar hotel.
Dan yang masih menjadi perbincangan yang hangat di kalangan masyarakat, yaitu melalui media Internet. Jauh sebelum adanya facebook, di Jogja sendiri sudah sangat biasa terjadi transaksi seks melalui media internet. Biasanya para penjaja seks atau bahkan mungkin mami atau germonya chating melalui MiRC, dengan nick yang bermacam-macam sehingga kita akan dengan mudah menemukannya. Lalu ketika ngobrol, mereka biasanya memberikan email friendster atau facebook untuk memperlihatkan poto-poto mereka. Mereka memberikan nomor telepon untuk kemudian kita hubungi. Tarifnya beragam, mulai 200-500 ribu short time tergantung negosiasi diluar biaya penyewaan kamar hotel.
Tetapi akhir-akhir ini, yang menjadi trend adalah seks di warnet. Memang prostitusi jenis ini tidak melayani hubungan badan, mereka biasanya hanya mau melayani oral seks, seperti maaf, menghisap kelamin pria. Prostitusi jenis ini biasanya di lakukan di sebuah warnet, dimana warnet tersebut mempunyai boks yang tinggi dan tertutup. Warnet tersebut terletak di kawasan ramai mahasiswa. Teman saya yang bekerja pada warnet tersebut mengatakan bahwa, pemilik warnet telah membayar sejumlah “uang keamanan” kepada seorang aparat TNI untuk menjamin terhindarnya warnet tersebut dari operasi-operasi yang di lakukan olah institusi yang berwenang. Jadi warnet tersebut merupakan tempat yang benar-benar aman untuk melakukan hal-hal yang berbau prostitusi.
Selain hal-hal tersebut diatas, di Jogja mungkin masih banyak lagi cara-cara yang di pergunakan oleh para pengusaha “esek-esek” untuk memasarkan “daganyannya” kepada konsumen. Inilah realita yang sedang kita hadapi bersama. Baik dan buruk, itu kembali kepada diri kita masing-masing. Atau mungkin, anda mau mencobanya??
BIG RESPECT!!!

Leave a comment

Filed under Love Live Life, Social Living

Polemik Tentang Penyebutan Nama Pejabat Yang Bertanggung Jawab Dalam Kasus Bail Out Century


Akhir-akhir ini kita semua seperti disuguhi sebuah tontonan drama atau mungkin lebih tepatnya bila di sebut sebuah sinetron yang berseri berkelanjutan. Kasus bail out century merupakan sebuah fenomena gunung es, lingkaran setan yang tidak pernah berujung. Memang, heboh-heboh masalah century ini, di mulai sejak DPR menggunakan hak angketnya untuk membahas dan atau untuk menelusuri aliran dana bail out century yang di tengarai merugikan negara. Sebagian dari kita menunggu, tetapi sebagian dari kita mungkin juga merasa sangat muak, bosan dan bahkan mulai tidak percaya dengan kinerja para anggota pansus hak angket century.

Saya adalah seorang yang sangat wam ekonomi, sehingga saya sedikit kebingungan dalam mencari pokok permasalahan dari kucuran dana bail out century tersebut. Namun jikalau melihat tayangan televisi tentang pansus hak angket century itu sendiri, menurut saya, permasalahannya bukan lagi menjadi permasalahan ekonomi semata, melainkan sudah memasuki ranah politik.

Saya sebagai rakyat biasa sungguh sangat mahfum dengan kondisi ini, melihat bahwa, para anggota pansus terdiri dari anggota partai-partai politik yang duduk di DPR. Jikalau sebuah permasalahan sudah memasuki ranah politik, tentunya permasalahan tersebut akan mudah di belok-belokan. Sudah pasti akan ada banyak kepentingan yang bermain di dalamnya. Dalam dunia politik, itu sudah menjadi hal yang sangat wajar.

Setelah hampir selama tiga bulan bekerja, akhirnya, apabila tidak ada lagi perubahan dan halangan lainnya, maka hari ini Selasa, 23 Februari 2010, akan diadakan rapat paripurna untuk mendengarkan pandangan akhir dari sembilan fraksi anggota pansus hak angket century. Menjelang rapat paripurna terakhir malam ini, kembali terjadi sebuah perdebatan yang sangat sengit, antara yang mendukung penyebutan nama pejabat-pejabat yang bertanggung jawab dengan kelompok yang tidak menyetujui penyebutan nama-nama tersebut. Sebut saja, partai demokrat yang bersikukuh bahwa penyebutan nama-nama tersebut bukanlah hak dari pansus. Dan lalu, anggota fraksi partai demokrat juga terlihat sangat kecewa dengan partai-partai anggota koalisi yang justru berbalikĀ  arah dan mempunyai pendapat yang bersebrangan dengan partai demokrat.

Saya adalah orang awam, tetapi saya adalah salah seorang rakyat Indonesia yang mempunyai hak-hak sebagai warga negara. Untuk itu, bolehlah kiranya apabila saya mengeluarkan pendapat saya melalui kaca mata seorang rakyat biasa. Menurut saya, partai demokrat sebagai pemenang pemilu tahun 2009 terlalu berlebihan menanggapi hal ini. Dari awal sejak akan di berlakukannya hak angket century ini, partai demokrat seperti terlihat ketakutan, kebakaran jenggot. Yang saya heran, jikalau memang tidak terjadi kesalahan, atau tidak terbukti adanya aliran dana bank century yang menuju ke rekening partai demokrat, lalu mengapa partai demokrat seperti ketakutan? Seperti ingin menghalang-halangi kerja pansus. Secara logika, apa yang terjadi saat ini adalah merupakan sebuah kepanikan luar biasa yang di tunjukkan oleh partai demokrat. Atau mungkin juga oleh SBY sebagai ketua dewan pembina partai demokrat yang juga merupakan Presiden RI. Kalai saja memang partai demokrat tidak terlibat sedikitpun dengan kasus century, seharusnya anggota dari fraksi partai demokrat santai dan tidak terlihat panik. Karena yang saya lihat di layar televisi, loby-loby yang katanya di lakukan oleh partai demokrat menjelang rapat paripurna malam ini, semakin memperjelas bahwa partai demokrat ingin mempengaruhi partai-partai yang lain agar mempunyai pendapat seperti partainya. Sebagai rakyat biasa, saya justru makin percaya kalau partai demokrat benar-benar terlibat dalam kasus ini. Apalagi kalau mendengar issue tentang ancaman yang di berikan kepada partai koalisi yang anggotanya duduk sebagai mentri. Sungguh, sangat kekanak-kanakan, sangat orde baru!! Tentang penyebutan nama, menurut saya itu sangatlah perlu untuk di lakukan. Bukan karena apa-apa, tapi secara logika, kalau saja pansus hak angket century tidak menyebutkan nama dan hanya menyebutkan lembaga-lembaga yang bertanggung jawab, secara tidak langsung DPR sebagai lembaga tinggi negara tersebut memvonis sebuah lembaga sebagai lembaga korup. Dan membuat rakyat lalu berfikir bahwa semua orang yang terdapat di dalam lembaga tersebut adalah penjahat yang menyiksa rakyat kecil. Jikalau mereka menyebutkan nama, maka jelaslah oknum yang bertanggung jawab, tidak lalu menimbulkan fitnah bahwa semua orang yang mempunyai keterkaitan dengan lembaga tersebut ikut terlibat.

Lalu bagaimana dengan partai lainnya? Saya juga tidak sepenuhnya percaya bahwa apa yang mereka lakukan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat. Sesungguhnya, kasus bail out century ini memiliki banyak kepentingan, dan menurut saya, dari banyaknya kepentingan tersebut, tidak ada satupun yang menyangkut kepentingan rakyat. Tetapi memang, semua ini harus terungkap dengan jelas, saya adalah sebagian dari masyarakat yang terus menunggu hasil akhir dari semua ini. Apakah mereka lebih memilih menghianati partner politik mereka, atau mereka memilih untuk menghianati rakyat. Sesungguhnya kebenaran sejati akan terungkap, saya percaya itu.


BIG RESPECT!!!

Leave a comment

Filed under Love Live Life, Political

Perlukah Facebook Di Haramkan??


Kemarin saya membaca sebuah artikel di salah satu surat kabar lokal Yogyakarta. Isi artikelnya membahas tentang maraknya kejadian – kejadian negatif yang dilakukan oleh segelintir orang melalui situs – situs pertemanan, khususnya facebook. Salah satu kejadian yang masih segar dalam ingatan kita adalah, kejadian “diculiknya” seorang gadis dibawah umur bernama Nova, oleh seorang cowokĀ  yang baru saja di kenalnya melalui facebook. Ada yang janggal dengan kata “diculik”, menculik atau penculikan yang di ekspose media belakangan ini. Menurut hemat saya, Nova bukanlah di culik, melainkan memang ingin pergi bersama dengan kekasih yang baru saja di kenalnya melalui facebook. Namun, sangatlah wajar dan manusiawi apabila keluarga Nova sangat hawatir karena kepergian anak gadis mereka tidak melalui ijin terlebih dahulu, dan di lakukan dengan orang yang tidak mereka kenal sama sekali.

Lalu, terbentuklah sebuah opini, bahwa semua itu terjadi karena efek negatif dari situs – situs pertemanan yang ada saat ini, terutama facebook. Masyarakat lalu menilai, bahwa facebook merupakan sarana yang mempunyai banyak sisi negatif. Lalu di ceritakan lagi dalam artikel tersebut, bahwa pemerintah Mesir telah mengharamkan penggunaan situs Facebook, dengan alasan, makin banyaknya terjadi perselingkuhan di Mesir melalui facebook. Sungguh merupakan sebuah pemikiran yang sempit dan dangkal.

Mari kita mencoba untuk berpandangan lebih luas, bahwa segala sesuatu itu memang memiliki hal negatif dan hal yang positif pula. Seperti facebook, selain mempererat silaturahmi antar teman, facebook juga bisa di jadikan sarana menyampaikan informasi dan bahkan mungkin promosi usaha yang murah dan menguntungkan. Bukan hanya itu, facebook juga sering di gunakan untuk kampanye bagi orang – orang yang sedang mengikuti pemilu, entah sebagai calon legislatif, ataupun calon eksekutif, seperti Walikota, Gubernur atau bahkan Presiden. Facebook juga dapat di jadikan sarana untuk berdakwah, baik bagi umat Islam dan umat beragama lainnya. Bahkan facebook juga dapat digunakan untuk membangun dukungan dan membantu sesama. Terbukti pada kasus dua pimpinan KPK yang di zalimi oleh hukum di Indonesia. Dukungan facebooker dapat menjadi sebuah kekuatan yang akhirnya membebaskan dua pimpinan KPK tersebut dari ketidak adilan .Lalu, kasus koin untuk Prita dan masih banyak lagi yang lainnya.

Menurut saya, kasus yang menimpa Nova, bukanlah sebuah dampak negatif dari facebook. Itu merupakan kelalaian orang tua yang mungkin saja, kurang dalam melakukan pengawasan terhadap anaknya. Lalu, perlukah pemerintah Indonesia mengharamkan penggunaan facebook? Saya sangat tidak setuju. Menurut saya, bukan karena facebook lah semua dampak – dampak negatif itu terjadi. Tetapi, semua itu kembali kepada diri kita masing – masing, bagaimana caranya kita menyikapi kondisi yang berkembang saat ini. Pakah kita menelan mentah – mentah semua informasi yang kita dapatkan, ataukah kita menyaringnya terlebih dahulu
Apalagi jikalau melihat dari data yang berkembang, Indonesia adalah negara pengguna facebook tertinggi di ASEAN. Sekali lagi, marilah kita berpikiran luas, bahwa segala sesuatu itu, kembali kepada diri kita masing – masing.

BIG RESPECT!!!

Leave a comment

Filed under Love Live Life, Social Living