Tag Archives: partai koalisi

PEMAKZULAN SBY


Akhir – akhir ini, sepertinya kita semakin akrab mendengar kata pemakzulan, baik di media massa, televisi maupun internet. Apa itu pemakzulan? Dari kamus besar Bahasa Indonesia tahun 2008, kita dapat melihat arti kata makzul sebagai berikut:
mak·zul v berhenti memegang jabatan; turun takhta;
me·mak·zul·kan v 1 menurunkan dr takhta; memberhentikan dr jabatan; 2 meletakkan jabatannya (sendiri) sbg raja; berhenti sbg raja;
pe·mak·zul·an n proses, cara, perbuatan memakzulkan

Dari arti kata makzul tersebut di atas, dapat kita simpulkan secara garis besar, bahwa pemakzulan adalah upaya untuk menurunkan atau memberhentikan seseorang dari Jabatannya sebagai pemimpin, sebagai seorang Raja ataupun sebagai seorang Presiden dari sebuah negara.

Di Indonesia sendiri, jika melihat sejarah, telah mengalami setidaknya dua kali pemakzulan.Yang pertama yaitu pada masa pemerintahan Presiden Soekarno, pada tahun 1967. Presiden Soekarno di berhentikan dengan paksa melalui Keputusan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) setelah terbitnya memorandum Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR) yang menuduh Soekarno terlibat dalam tragedi gerakan 30 September 1965 (penghianatan PKI).

Yang kedua, dan mungkin masih segar dalam ingatan kita semua, yaitu pemakzulan Presiden ke-4 kita, K.H Abdurrahman Wahid atau yang biasa di sapa Gus Dur. Presiden pertama pada era reformasi ini hanya menduduki jabatan Presiden selama dua tahun 1999-2001, dan kemudian di gantikan oleh wakilnya saat itu, Megawati. Pemakzulan Gus Dur di awali oleh sebuah memorandum yang dilanjutkan dengan hak angket DPR yang menyelidiki penyelewengan dana bulog dan sumbangan dana dari Sultan Brunei, yang lebih di kenal dengan istilah kasus Buloggate. Lalu kemudian DPR memutuskan bahwa Gus Dur bersalah dan bertanggung jawab dalam penyalahgunaan uang milik yayasan dana kesejahteraan bulog, sehingga terjadilah pemakzulan.

Lalu bagaimana dengan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat ini? Santer terdengar bahwa, hak angket pansus century tersebut adalah merupakan suatu strategi politik dari lawan-lawan politik SBY yang memang ingin memakzulkan SBY-Boediono. Walaupun rapat paripurna DPR mengenai pansus hak angket Century baru akan di lakukan pada tanggal 2 bulan maret yang akan datang, namun sepertinya hasil akhirnya sudah semakin terlihat. Sebagian partai yang tergabung dalam koalisi bersama partai Demokrat ternyata bersebrangan bahkan terkesan berhianat kepada koalisi, sehingga membuat Partai Demokrat menjadi panik dan kebakaran jenggot. Tetapi apakah upaya memakzulkan SBY itu akan sepenuhnya berhasil? Untuk saat ini sepertinya mustahil apabila terjadi pemakzulan terhadap pemerintahan SBY. Pasalnya, di dalam pasal 7B UUD 1945 tentang pemakzulan atau Impeachmen, telah tertulis bahwa pengajuan pemberhentian Presiden/Wakil Presiden harus didukung 2/3 anggota DPR yang hadir dalam sidang paripurna yang dihadiri 2/3 dari jumlah anggota DPR. Berdasarkan hasil dari pemilu tahun lalu, Partai demokrat yang merupakan partai bentukan SBY sendiri tampil sebagai pemenang. Partai Demokrat memperoleh 150 kursi di DPR yang merupakan jumlah terbanyak. Selain itu, tidak semua partai yang tergabung dalam koalisi berhianat, PKB dan sepertinya tetap setia kepada SBY. Rumor yang berkembang, partai Gerindra juga sepertinya berpindah haluan dan berbalik mendukung SBY. Jadi apabila di kalkulasikan, jumlah partai yang terkesan ingin memakzulkan SBY sepertinya tidak akan mencapai 2/3 dari jumlah anggota DPR. Semoga apa yang akan terjadi nanti merupakan yang terbaik untuk rakyat.

BIG RESPECT!!!

Advertisements

Leave a comment

Filed under Love Live Life